Industri pembuat produk karet di Indonesia.

Go to content

Main menu

Karet untuk fashion dan mode

Info & pertolongan > Pemilihan Karet

Untuk fashion / mode yang bermutu tinggi, ke lima masalah dibawah ini harus tidak terjadi ( timbul ) dg karet yang dipakai :

Blooming adalah peristiwa munculnya suatu lapisan berwarna putih / kekuningan yang menyelimuti seluruh permukaan barang jadi karet Lapisan in umumnya disebabkan oleh pemakaian beberapa bahan kimia yang melebihi daya larut dari jenis karet yang dipergunakan. Untuk blomming lemah dapat hilang jika di lap, tetapi biasanya muncul kembali setelah beberapa hari. Sedangkan untuk yang berat, tidak dapat di hilangkan lagi dg cara apapun. Blooming untuk beberapa aplikasi teknik, memang sengaja dibuat demikian, tetapi untuk aplikasi fashion & mode seperti alas kaki dan aksesoris kendaraan , tidak dapat diterima, karena kesannya "murahan" dan tidak sedap dipandang mata..


Blooming kadang kadang di sebut juga jamuran. Tetapi istilah ini sebenarnya salah, karena disini tidak ada hubungannya dg makluk hidup jamur.

Marking adalah bercak-bercak dilantai yang ditimbulkan oleh produk karet pada saat dipakai untuk berjalan. Ini biasanya disebabkan oleh pemakaian filler dan processing oils yang berlebihan pada saat meracik kompon.

Yellowing adalah perubahan warna dari warna putih / cerah menjadi kekuning-kuningan.
Penyebabnya : pemakaian bahan kimia staining dan mutu pewarna masterbatch yang buruk.

Colour migration adalah perpindahan warna dari satu objek ke objek lainnya yang terjadi jika 2 warna berbeda diletakkan saling bersentuhan. Penyebab-nya :  pemakaian pigment yang tidak baik atau pemakaian minyak yang terlalu banyak.

Bad colour fastness  :  warna cepat kusam dan pudar , terutama setelah tepapar sinar matahari atau dicuci ( luntur ).
Penyebab :  pemakaian pigment warna bermutu rendah.

 
Back to content | Back to main menu